Sabtu, 30 Juli 2011

Yamaha RZR Ada Kali Bro…


Minggu kemaren maen di bengkel “KAMTOCH” (yang punya bengkel namanya Kamto biar rada keren namanya dimodif dikit hehe…), ternyata disana sedang ada pasien motor sport Yamaha yang lama gak kulihat. Sebuah Yamaha RZR warna merah bata (kayaknya ni make cat kaleng yang harga 18 ribuan itu deh) dengan kondisi mengenaskan. Selain cat yang senada ma sandal jepit kesayangan kesayanganku, mesinnya basah (bukan karena habis dicuci tapi olinya rata di semua bagian). “To sungai belakang airnya ngalir gak, kebelet niy?” tanyaku pada Kamto. “Ngalir tapi kamu ambil tempat di bawah pohon mangga tuh, yang laen dah ada yang nempati” tunjuk Kamto pada pohon mangga di tikungan sungai, agak jauh dari bengkel. Haha… boker di kali aja juga musti ngantri. Setelah 15 menit lega deh perutku, jalan lagi ke bengkel Kamtoch. Eh ternyata tuh RZR dah dibawa pulang ma yang punya. Belum sempat ngobrol ma Kamto, datang bro salah satu dedengkot vespa yang doyan banget sama motor 2tak. Karena bengkel lagi sepi ngobrol deh kami bertiga. Pembicaraan ku awali seputar motor yang baru ditangani Kamto. “Tadi RZRnya kenapa To?” tanyaku. Belum sempat Kamto menjawab si bro memotong “RZR…apa tuh Om?”. “RZR tuh motor sport 2tak jadul keluaran Yamaha yang pake fairing” jawabku. “Heh…modelnya kayak apa, RXZ kali maksud Om?” timpal si bro. “Bukan, niy tadi RZR fairingnya full beda ma RXZ yang Cuma pake kedok lampu dan engine cover” ngototku. “Memang Yamaha ngeluarin motor kayak gitu yah? Belum pernah liat aku” si bro malah gak percaya. Kamto….”Wah gak tau juga kalo namanya, gak ada tulisannya tadi”. Wah.wah..mereka koq bisa gak tau sama salah satu motor sport yang pernah melegenda di awal 90’an ini ya. So ni tulisan untuk mengingatkan bahwa Yamaha pernah mengeluarkan type sport 2tak RZR.
Ni fotonya

Ini adalah motor sport kelas ringan produk lokal dari PT.YMKI yang diproduksi pada awal hingga ahir 90’an. Desain yang dilengkapi full fairing memanjakan minat kawula muda yang gandrung sama tontonan GP. Yup RZR 135, meski memiliki desain mesin mirip dengan sesepuhnya yakni Yamaha RX-King 135, tapi memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Jika RX-King mempunyai keunggulan diakselerasi yang spontan, RZR mempunyai power di top speed, hal itu dikarenakan perbedaan konstruksi gigi rasio yang ada pada kedua motor tersebut.
Yamaha RZR lahir lebih muda sekitar 4 tahun dari sang kakak Yamaha RXZ dengan kapasitas mesin dan jeroan yang hamper sama. Pada masanya kedua model sport ini lumayan laku di pasaran, meski masih dibawah bayang-bayang RX-King (mungkin karena niy motor gak selincah RX-King kalo dipake nyopet…haha just a joke). Ini ni teknologi yang diaplikasi pada motor RZR maupun RXZ:
▪ Engine: 2-stroke 135cc air-cooled engine
 ▪ Cylinder arrangement: Forward-inclined single cylinder
 ▪ Displacement: 133 cc
 ▪ Max power: 20 PS (15 kW) @ 8,500 rpm
 ▪ Max torque: 1.85 kgf·m (18.1 N·m) @ 7,500 rpm
 ▪ Max speed: 165 km/h
 ▪ Bore x stroke: 56.0 x 54.0 mm
 ▪ Compression ratio: 7*: 1
 ▪ Carburetion: Mikuni VM26
 ▪ Transmission: 6-speed return
 ▪ Clutch: Multiple-disc, wet manual
 ▪ Frame Type: Underbone steel tube
 ▪ Suspension (Front): Telescopic
 ▪ Suspension (Rear): Dual shock
 ▪ Brake (Front): Single-piston disc
 ▪ Brake (Rear): Drum
 ▪ Dry weight: 106 kg
 ▪ Fuel Tank Capacity: 13.0L
Meski shock belakang masih menganut system dual tapi dilengkapi system pengontrol rebound gas bertabung. Kata beberapa pengguna ni motor sanggup digeber hingga 140kph bahkan lebih dalam kondisi mesin standar pabrik. Tapi bahkan seingat saya pada tabloid motor langganan waktu masih muda dulu (haha…sekarang dah rada tua) jarang banget liputan tentang ni motor dipake balap.
Kalau dilihat jaman sekarang memang bentuk fairing RZR kelihatan kuno, tapi pada awal kemunculannya motor ini sempat membuat cemburu pengguna Suzuki RGR yang masih memakai fairing semi telanjang. Bahkan pada 1996 saat diadakan World GP di sentul Yamaha RZR 135 juga sempat dijual dengan grafis special edition yang mempunyai motif hampir menyerupai grafis Yamaha Marlboro Racing.

Selain Indonesia, Yamaha RZR juga diproduksi di Taiwan, Malaysia, singapura dan Thailand dengan spek yang hampir sama.  

Kalau yang ini RZR versi 250cc bro, mantap ya? 
Senasib dengan motor 2tak lain pelan tapi pasti keberadaan RZR tersudut oleh produk-produk bermesin 4 langkah. Akhirnya pada 1997 PT.YMKI menghentikan produksi RZR 135, dan untuk generasi baru mungkin memang tidak tahu akan motor type ini.

“Aku juga generasi baru Om, taunya motor kayak gini!”

 

4 komentar:

  1. msh ada g' History dr produk Yamaha yg lainnya

    BalasHapus
  2. sekedar koreksi, RZR warna hitam dgn strip merah yg ada di gambar itu adalah produksi '92, bukan '88 - '91. saya tahu pasti karena di rumah ada RZR produksi '90 warna hitam dgn strip abu2 merah.
    btw, nasib RZR memang menyedihkan karena dilupakan oleh YIMM, bahkan mekanik di bengkel resmi Yamaha pun tidak ada lagi yg kenal RZR (pengalaman pribadi di Yamaha Jember).

    BalasHapus
  3. Dri spearpart nya pun susah di dapat

    BalasHapus